Karya Sunaryo, S.Pd.
Tak perlu mengingkari perang
Karena aku telah tertawan
Dalam tenggorokan yang seakan tersumbat
Aku tak tahu apakah pesonanya yang memikat
Atau akalku yang tidak lagi ada di tempat
Kebahagiaan hatiku hari ini menjadi derita
Terikat dan terbelenggu karenanya
Nasihat dari siapapun tidak akan berguna
Karena cinta bukan semacam limpahan air yang dapat dibendung seseorang
Karena cinta adalah penyakit yang menyusup, memperbudak dan menguasai secara paksa
Dengan begitu cinta adalah bagian dari kegilaan
Karena dia mampu menutupi akal
Cinta hidup, berjiwa , bagai obor layaknya
Demi cinta yang melahap , menjilat – jilat darah ini
Darah di piring anjing – anjing cinta
Karena dalam cinta segalanya berubah rupa
Namun cinta bukan karena keindahan yang tampak di mata
Tapi karena yang menyatukan hati dan jiwa
Tiada seorang yang berpegang pada pikiran akan tahu pesona yang melambungkan hati mereka
Yang terbebas dari ikatan pikir
Karena ternyata jalan – jalan ruh ditubuhku telah diselusupi cinta



